Sepeda Brompton vs Fatbike

Beberapa dekade silam sepeda lipat sangat digemari para commuter Belanda. Sepada lipat Meskipun mahal, Brompton (buatan Inggris) dikagumi daripada sepeda lipat lebih murah buatan Cina atau Belanda. Brompton itu yang paling cepat, paling kuat, paling cantik dan paling praktis sebagai sepeda untuk kaum commuter itu.

Sepeda Brompton punah 💀

Brompton tetap dicari dan sering dijastip ke Indonesia. Namun, di Belanda sepeda lipat, termasuk Brompton, telah masuk kategori barang punah. Soalnya, masyarakat beralih masal ke sepeda listrik. Anak-anak muda pun tidak ketinggalan. Remaja di bawah umur 16 tahun belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor (yang dalam Bahasa Belanda scooter atau brommer namanya).  Maka ‘need for speed’ para remaja dialihkan ke fatbike, sepeda listrik tipe baru.

Bukan sepedanya yang fat, tapi bannya yang super tebal. Secara hukum fatbike berwarna hitam, ban gemuk sama motor listrik kuat tetap masuk kategori sepeda tradisional. Pengendaranya tidak perlu mengenakan helm, tidak perlu memiliki sim dan tidak capek-capek mengayuh pedal.

Sepeda lipat Brompton | Foto Aviv Rachmadian on Unsplash

Fatbike meroket 🚀

Penjualan fatbike meroket. Pencurian fatbike pun meroket. Polisi dan masyarakat bingung karena makin banyaknya fatbike di jalanan. Pesepeda sepuh-sepuh pada takut karena sering dikageti anak-anak sekolah dengan perbuatan anarkis di jalur sepeda. Kecepatan fatbike bisa mencapai 45 km per jam, lho. Gila!

Sepeda listrik jenis Fatbike dari merk Super73 | Foto by Dushawn Jovic on Unsplash

 Lansia berbahaya ⚠️

Masih ingat Facebook? Awal-awal medsos itu hanya digemari anak-anak. Baru setelah beberapa tahun FB menjadi platform untuk semua kalangan dan semua usia. Lihat apa yang terjadi dengan fatbike: setelah pasar fatbike didominasi generasi muda, akhir-akhir ini kakek-kakek dan nenek-nenek pun membeli fatbike. Mereka mengenakan helm dan meluncurkan diri ke sana ke mari sambil berteriak ‘Ayo, minggir!’

Wah, bahaya generasi lansia ini...

Previous
Previous

Oliebollen, hidangan Malam Tahun Baru khas Belanda

Next
Next

5 hal yang bikin kuliah di Belanda jadi seru!