Patat Oorlog alias Kentang Goreng Perang
Warga Belanda ketika lapar suka membeli Patat Oorlog, gaes. Artinya kentang goreng perang. Kok aneh nama itu?
Kentang goreng atau French Fries tidak asing bagi orang Indonesia. Nah, French Fries itu dikenal sebagai patat atau friet di Belanda, singkatan dari Bahasa Perancis patates frites (kentang goreng). Snack itu kemudian dipersingkat.
Biasanya patat dilengkapi dengan saos mayones atau saos tomat, sesuai selera pembeli. Sekitar 20 tahun lalu kombinasi patat, mayones saos kacang, sama bawang mentah diiris kecil-kecil menjadi viral. Penampilan kentang dengan sais dan bawang lumayan berantakan -seperti kekacauan setelah adanya perang. Maka diberikan nama oorlog (perang). Bener-bener luar biasa imajinasi orang Belanda!
Porsi sedang patat oorlog di pasar tradisional Rotterdam
Di beberapa kota kadang kita melihat puluhan turis asing mengantri sampai setengah jam apa lebij depan kedai Patat. Bahkan di kedai sebelah tidak ada antrian sama sekali. Itulah efek viral lewat fyp di TikTok, gaes. Kami beri spoiler ya gaes: rasa dan harga patat di kedua kedai tetap sama. Jadi, bila tidak mau mengantri lama, pesan saja patat dengan kombinasi saos kesukaanmu di kedai sepi alias snackbar.
Sudah kangen rasa pedas? Mintalah saos samurai.
Rela antri di hujan dan suhu dingin.
Puluhan turis asing rela menunggu lama demi makan kentang goreng dari salah satu toko ternama di Belanda.